Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang mampu bangkit setelah sempat berada dalam tekanan.
"Secara keseluruhan, saya sangat bangga dengan apa yang telah kami capai di sini. Kami menunjukkan karakter kami dengan bangkit ke dalam permainan dan menekan mereka hingga peluit panjang berbunyi," katanya.
Lionel Messi Akui Tanjung Verde Menyulitkan Argentina
Performa Tanjung Verde juga mendapat pengakuan dari kubu lawan. Lionel Messi, yang menjadi salah satu pemain kunci Argentina sekaligus pencetak gol terbanyak turnamen, menilai banyak pihak keliru menganggap laga tersebut akan berjalan mudah bagi La Albiceleste.
Menurut Messi, Tanjung Verde tampil disiplin dan mampu memberikan tekanan sepanjang pertandingan.
"Beberapa orang mengira laga ini akan berjalan mudah, tetapi kenyataannya sama sekali tidak demikian. Mereka menekan kami dengan sangat baik. Tidak ada kemudahan dalam fase gugur. Mereka sudah tampil apik saat melawan Spanyol dan Uruguay, jadi kami tahu laga ini akan berjalan sulit," ujarnya.
Pujian tersebut bukan tanpa alasan. Sepanjang turnamen, Blue Sharks menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Mereka bahkan tetap tidak terkalahkan dalam waktu normal 90 menit ketika menghadapi tiga negara yang secara total telah mengoleksi enam gelar Piala Dunia FIFA.
Catatan itu semakin mempertegas bahwa debut Tanjung Verde di turnamen terbesar sepak bola dunia bukan sekadar pelengkap, melainkan sebuah penampilan yang mampu menarik perhatian publik internasional.
Bangkit Setelah Tertinggal
Pada pertandingan melawan Argentina, La Albiceleste tampil dominan sejak awal. Mereka menguasai jalannya laga dan membuka keunggulan melalui gol indah Lionel Messi.