Tantangan berikutnya datang pada pekan ke-21 ketika Kabau Sirah dijadwalkan bertandang ke markas Arema FC.
"Laga di Stadion Kanjuruhan ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat Arema juga sedang berada dalam tren positif setelah menundukkan Persija Jakarta," kata Levi.
Bagi Semen Padang FC, kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) pertandingan tersebut bukan hanya soal mengejar poin, melainkan juga ujian mental untuk menjaga kesinambungan performa.
"Jika melihat hasil terakhir, peluang membawa pulang hasil positif tetap terbuka," ucapnya.
Di tengah ketatnya kompetisi, kebangkitan Kabau Sirah di putaran kedua menjadi sinyal bahwa Semen Padang FC belum menyerah dalam perburuan bertahan.
"Setiap poin kini memiliki arti besar, dan kemenangan atas Persita menjadi pengingat bahwa harapan masih menyala di Padang. Tim kebanggaan orang Sumatera Barat (Sumbar) ini harus bertahan di kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia," pungkasnya. (red)