Sebelumnya, tim asuhan Dejan Antonic meraih dua hasil imbang dalam laga tandang. Rangkaian hasil tersebut memberikan ruang bernapas bagi Kabau Sirah yang sejak awal musim berkutat di papan bawah klasemen.
Tidak hanya sektor penyerangan yang menunjukkan progres, Braditi Moulevey juga menyoroti lini pertahanan yang juga memperlihatkan peningkatan signifikan.
"Kiper Rendy Oskaria tampil menonjol melalui sejumlah penyelamatan penting yang menggagalkan peluang Persita Tangerang sepanjang laga. Kontribusinya menjadi fondasi penting bagi kemenangan tipis tersebut," ujar pria yang akrab disapa Levi tersebut.
Secara klasemen, Levi tidak menampik bahwa Semen Padang FC memang masih berada di peringkat ke-16 dengan koleksi 15 poin. Namun, dinamika persaingan mulai berubah.
"Pada pekan yang sama, informasi yang saya terima bahwa Madura United harus mengakui keunggulan Persijap Jepara, sementara PSBS Biak pulang tanpa poin usai dikalahkan PSM Makassar. Situasi ini membuat jarak poin antara Kabau Sirah dan tim-tim di atasnya semakin menipis," katanya.
Persijap Jepara, katanya, kini memiliki jumlah poin yang sama dengan Semen Padang FC. Meski demikian, Kabau Sirah masih unggul dalam rekor pertemuan.
"Di sisi lain, hasil imbang antara Persis Solo dan PSIM turut menjaga ketatnya persaingan di zona bawah," katanya.
Dengan masih tersisa 15 pertandingan pada putaran kedua, termasuk tujuh laga kandang, peluang Semen Padang FC untuk terus memperbaiki posisi tetap terbuka. Konsistensi dalam meraih poin menjadi kunci utama agar momentum positif tidak terhenti.