budaya

INS Kayu Tanam Punya Museum Mohammad Syafei, Fadli Zon: Ini Ruang Gagasan yang Hidup

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:46 WIB
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon saat meresmikan Museum Mohammad Syafei di INS Kayu Tanam. (Foto: Istimewa)


Sumbardaily.com, Padang Pariaman – Museum Mohammad Syafei resmi dibuka di kompleks Indonesian National School (INS) Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) sebagai upaya strategis menjaga dan menghidupkan kembali warisan intelektual pendidikan nasional.





Peresmian museum ini dilakukan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon pada Jumat (23/1/2026), sekaligus menjadi bagian penting dari rangkaian menuju peringatan 100 tahun INS Kayu Tanam pada Oktober 2026 mendatang.





Keberadaan Museum Mohammad Syafei tidak sekadar menghadirkan ruang dokumentasi sejarah, tetapi diproyeksikan sebagai pusat pemaknaan ulang gagasan pendidikan yang diwariskan oleh tokoh besar Minangkabau tersebut.





Pemerintah menilai museum ini memiliki peran penting dalam memperkuat kesadaran sejarah, membangun karakter generasi muda, serta menjaga kesinambungan nilai pendidikan berbasis kemandirian.





Fadli Zon menegaskan bahwa Museum Mohammad Syafei harus berkembang sebagai institusi yang “hidup” dan mampu menjawab tantangan zaman. Ia menilai Mohammad Syafei bukan hanya figur historis, melainkan pemikir pendidikan yang gagasannya tetap relevan hingga saat ini.





“Museum ini adalah ruang untuk menghidupkan kembali gagasan besar Mohammad Syafei. Kita tidak hanya mengenang apa yang terjadi seabad lalu, tetapi bagaimana melanjutkan api perjuangan pendidikan tersebut untuk generasi muda hari ini,” ujar Fadli Zon.





Menurutnya, INS Kayu Tanam memiliki posisi penting dalam sejarah kebangkitan pendidikan nasional. Ia menyejajarkan peran INS Kayu Tanam dengan lembaga-lembaga pendidikan berpengaruh lainnya di Sumbar, seperti Perguruan Adabiah, Sumatera Thawalib, dan Diniyyah Puteri. Lembaga-lembaga tersebut dinilai menjadi fondasi kesadaran nasional melalui jalur pendidikan dan kebudayaan.


Halaman:

Tags

Terkini