budaya

Tari Kolosal 1000 Katidiang Saok Memukau di Festival Tanjung Alam Tanah Datar

Minggu, 29 Juni 2025 | 07:34 WIB
Tari kolosal 1000 Katidiang Saok meriahkan Festival Langgam Nagari Tanjung Alam, Tanah Datar. (Foto: Kominfo Tanah Datar)


Sumbardaily.com, Tanah Datar – Festival Langgam Nagari Tanjung Alam di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), menampilkan pertunjukan budaya yang mengesankan melalui tari kolosal 1.000 Katidiang Saok. Gelaran ini menjadi sorotan utama dalam program unggulan daerah Satu Nagari Satu Event (SNSE), yang dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, pada Sabtu (28/6/2025).





Ribuan warga memenuhi ruas jalan utama di kawasan Pasar Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, untuk menyaksikan langsung prosesi adat dan kesenian yang sarat nilai historis dan spiritual. Tari kolosal 1.000 Katidiang Saok, yang menggambarkan perjalanan sejarah dan identitas lokal masyarakat setempat, menjadi penampilan pembuka yang memukau.





Eka Putra menyatakan kekagumannya terhadap penampilan tari kolosal yang dinilai bukan hanya atraktif, tetapi juga mengandung narasi budaya yang mendalam. Ia menyebut bahwa pertunjukan ini adalah yang pertama kali ia saksikan dalam skala sebesar itu.





"Saya menyaksikan sendiri betapa mengesankannya Tari Kolosal 1.000 Katidiang Saok. Ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi juga simbol kebangkitan budaya lokal. Saya kira layak jika nantinya dipentaskan di Istano Basa Pagaruyung pada Desember mendatang," ujar Eka.





Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan acara ini mencerminkan kuatnya solidaritas antara warga yang berada di kampung halaman maupun yang merantau. Kolaborasi ini menjadi modal sosial penting dalam pelestarian budaya Minangkabau.





SNSE, sebagai program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar, tidak hanya menjadi sarana promosi budaya, tetapi juga membuka ruang partisipasi generasi muda dalam seni pertunjukan. Hal ini terlihat dari banyaknya sanggar tari dan pelaku seni muda yang terlibat dalam pertunjukan tersebut.





Selain aspek kebudayaan, Festival Langgam Nagari juga turut menggeliatkan sektor ekonomi lokal melalui pasar kuliner yang menghadirkan berbagai makanan khas Minangkabau. Peran bundo kanduang dalam menyajikan hidangan tradisional pun mendapat apresiasi dari bupati.


Halaman:

Tags

Terkini