"Budaya matrilineal Minangkabau dapat menjadi modal penting bagi pembangunan kebudayaan dan sumber ekonomi budaya," paparnya.
Acara juga menggelar klinik kritik pertunjukan dan budaya yang diisi pakar seperti Sal Murgiyanto, Feriyal Aslam, dan Thendra BP. Kegiatan ini diikuti 12 penulis dari Sumbar, dengan harapan melahirkan esai kebudayaan yang mengangkat wacana matrilineal. (red)