berita

Satpol PP Padang Laporkan Insiden Penertiban PKL Sandang Pangan ke Polisi, Sembilan Anggota jadi Korban

Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:23 WIB
Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Sandang Pangan Pasar Raya Padang berakhir ricuh pada Rabu (21/10/2026) sore. (Dok. Tangkapan Layar/Istimewa)


Sumbardaily.com - Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Sandang Pangan, Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Rabu (21/10/2026) sore, berujung kericuhan hingga sembilan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang mengalami luka-luka. Insiden tersebut kini dilaporkan ke Polresta Padang.





"Iya benar, kami laporkan ke Polresta Padang. Sedang berproses (laporannya). Sembilan personel Satpol PP mendapatkan penanganan medis di RS Aisyiyah," kata Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra kepada Sumbardaily.com.





Adapun sembilan anggota Satpol PP yang dilaporkan terluka adalah Ahmad Efendi Nasution, Edo Risky Ilahi, Dandra Jafreli, Melani, Raja Lubis, Radhian, Ridho Saputra, Wahyuda Firdaus dan Saddam Husein.





Insiden tersebut terjadi di tengah pelaksanaan penataan kawasan Pasar Raya Padang melalui program unggulan Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Padang Rancak. Program ini mencakup penataan dan revitalisasi pasar serta pengembangan Pasar Street.





Penertiban dilakukan terhadap pedagang yang beraktivitas di kawasan Sandang Pangan. Dalam pelaksanaannya, sejumlah pedagang menolak penertiban sehingga terjadi kericuhan yang menyebabkan sejumlah personel Satpol PP terluka.





Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Kota Padang, Fizlan Setiawan, sebelumnya membenarkan adanya anggota Satpol PP yang harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.





Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 17.00 WIB, sejumlah pedagang terlihat membongkar lapak, sementara petugas Satpol PP dan kepolisian memantau proses tersebut.


Halaman:

Tags

Terkini