Asap Karhutla Makin Parah, DPR Desak Kalteng Ditetapkan Status KLB

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:08 WIB
Petugas berusaha memadamkan api karhutla. (Foto: Kemenhut)
Petugas berusaha memadamkan api karhutla. (Foto: Kemenhut)


Sumbardaily.com - Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago mendesak pemerintah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah dengan kondisi terparah, termasuk Kalimantan Tengah (Kalteng). Desakan tersebut disampaikan menyusul kondisi asap karhutla yang dinilai semakin parah dan mengancam kesehatan serta keselamatan masyarakat.





Irma meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera mengambil langkah untuk memperkuat penanganan kesehatan di wilayah terdampak. Selain penetapan status KLB, ia juga mendorong penambahan tenaga kesehatan dan persediaan obat-obatan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terpapar asap.





"Hari ini saya minta Kemenkes untuk menetapkan wilayah Kalteng sebagai wilayah KLB Karhutla. Saya juga sudah meminta Kemenkes menambah SDM kesehatan dan obat-obatan di wilayah terdampak Karhutla yang kondisinya sangat parah," kata Irma dalam keterangan pers yang dikutip dari DPR RI, Jumat (16/10/2026).





Politikus yang bertugas di Komisi IX DPR RI tersebut menilai penanganan dampak karhutla perlu dilakukan secara terarah, terutama di daerah yang masyarakatnya terus terpapar asap. Pemerintah diminta memetakan wilayah terdampak agar warga yang membutuhkan pertolongan bisa segera mendapatkan layanan kesehatan.





" tentunya dengan menyediakan pertolongan sejak awal, dan menjaga kesinambungan perawatan bagi mereka yang kondisinya memburuk," ujar Irma.





Menurut Irma, pemetaan wilayah terdampak harus diikuti dengan kesiapan fasilitas dan pelayanan kesehatan. Ia mendorong Kemenkes bekerja sama dengan dinas kesehatan di daerah terdampak untuk menghubungkan informasi mengenai kualitas udara dengan kesiapan layanan medis.





Dengan langkah tersebut, wilayah yang mengalami paparan asap tinggi dapat memperoleh dukungan sesuai kebutuhan penduduk. Dukungan itu mencakup penambahan tenaga kesehatan, ketersediaan obat-obatan dan perlengkapan medis, serta penguatan kemampuan rujukan bagi pasien yang memerlukan penanganan lebih lanjut.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X