Terungkap! Wanda Eksekusi Septia Adinda di Kantor Pabrik Tempat Kerja

Photo Author
Irwanda Saputra, Sumbardaily.com
- Selasa, 24 Juni 2025 | 17:26 WIB
Tersangka mutilasi Satria Juhanda alias Wanda (Foto: Dok Polres Padang Pariaman)
Tersangka mutilasi Satria Juhanda alias Wanda (Foto: Dok Polres Padang Pariaman)


Sumbardaily.com, Padang Pariaman – Fakta baru mengemuka dalam penyelidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Septia Adinda (25), yang dilakukan oleh Satria Juhanda alias Wanda (25). Dalam pra-rekonstruksi yang dilakukan aparat kepolisian, diketahui bahwa tindakan keji tersebut terjadi di ruang kantor salah satu pabrik bata ringan di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).





Sebelumnya, tersangka sempat mengaku melakukan aksi mutilasi di sebuah kebun, kemudian berganti di rumah. Namun hasil penyidikan terbaru menyatakan bahwa eksekusi pembunuhan dan mutilasi justru dilakukan di tempat kerja tersangka sendiri. Tersangka yang bekerja sebagai petugas keamanan di pabrik tersebut, diketahui membunuh Dinda—sapaan akrab korban—pada malam hari, Minggu, 15 Juni 2025.





Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi, menyampaikan bahwa tersangka memanfaatkan posisinya sebagai sekuriti untuk melakukan tindakan tersebut tanpa dicurigai.





"Mutilasi dilakukan di lokasi tempat tersangka bekerja, tepatnya di ruang kantor pabrik bata ringan itu," ujar Iptu Wadriadi saat dikonfirmasi, Senin (23/6/2025).





Menurut pengakuan tersangka, tubuh korban dimutilasi menggunakan sebilah parang. Setelah eksekusi, potongan tubuh korban dibawa dan dibuang ke aliran Sungai Batang Anai yang berjarak sekitar 5–6 kilometer dari lokasi pabrik.





"Tersangka membuang potongan tubuh korban dalam lima kali perjalanan bolak-balik dari tempat kejadian ke sungai, mulai pukul 22.00 WIB hingga menjelang subuh," terang Wadriadi.





Ia menambahkan, potongan tubuh tersebut dibuang di berbagai titik terpisah di sepanjang aliran sungai. Hingga kini, baru enam potongan tubuh yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan. Proses pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan unit Polisi Air dan Udara (Polairud) serta warga yang biasa mencari pasir di sungai tersebut.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Irwanda Saputra

Tags

Terkini

X