Menanggapi situasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jeollabuk-do meminta dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar untuk membantu penyediaan tenaga kerja, khususnya di sektor kesehatan dan pertanian.
Kesepakatan ini dipandang sebagai peluang strategis bagi tenaga kerja Sumbar untuk mengembangkan karir di negeri ginseng tersebut.
Terkait implementasi kesepakatan, Audy memperkirakan penandatanganan MoU baru dapat terlaksana pada awal tahun mendatang, menyesuaikan dengan agenda pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar yang baru.
"Kami berharap dukungan doa dari seluruh masyarakat Sumbar agar upaya membangun daerah ini mendapat kemudahan dari Allah SWT," tutup Audy. (red)