Lebih lanjut, Yota menjelaskan bahwa Dinas Perkim LH kini tengah melakukan penginputan data calon penerima bantuan perumahan ke dalam aplikasi Sibaru (Sistem Informasi Bantuan Perumahan) milik Kemen PKP.
Data tersebut menjadi dasar pertimbangan pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan pada tahun anggaran berikutnya.
“Kami berharap usulan ini mendapat persetujuan dan dapat dikerjakan pada tahun anggaran 2026. Program ini menjadi prioritas kami untuk mendukung kesejahteraan ASN sekaligus masyarakat berpenghasilan rendah,” tambah Yota. (red)