properti

Banyak ASN Pariaman Belum Punya Rumah, Wali Kota: Masih Numpang atau Ngontrak

Selasa, 21 Oktober 2025 | 07:15 WIB
Ilustrasi Rumah (Foto: Pexels)


Sumbardaily.com, Pariaman – Masih banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) berpenghasilan rendah di Kota Pariaman yang belum memiliki rumah sendiri. Sebagian besar di antara mereka terpaksa tinggal menumpang bersama keluarga atau menyewa rumah kontrakan.





Kondisi ini mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman mengajukan pembangunan Rumah Susun Negara dan 1.912 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) RI.





Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan langsung usulan tersebut kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perdesaan Kemen PKP, Imran, di Jakarta, Senin (20/10/2025). Ia menekankan bahwa kebutuhan perumahan bagi ASN menjadi salah satu isu mendesak di daerahnya.





“Banyak ASN di Pariaman, terutama yang berpenghasilan rendah, belum memiliki rumah sendiri. Sebagian masih menumpang atau mengontrak. Karena itu kami mengajukan pembangunan Rumah Susun Negara agar mereka dapat memiliki tempat tinggal yang layak,” ujar Yota Balad.





Menurut Yota, selain program rumah susun bagi ASN, Pemko Pariaman juga mengusulkan pembangunan 1.912 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk warga berpenghasilan rendah.





Berdasarkan pendataan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kota Pariaman, jumlah RTLH tersebut tersebar di sejumlah wilayah dan memerlukan perhatian segera dari pemerintah pusat.





“Kami telah mendata secara rinci rumah tidak layak huni yang ada di Kota Pariaman. Dari hasil pendataan, ada 1.912 rumah yang kondisinya belum memenuhi standar kelayakan. Kami berharap Kemen PKP dapat membantu pembangunan agar menjadi rumah yang aman dan layak huni,” ungkapnya.


Halaman:

Tags

Terkini