properti

Sumbar Bangun 6.577 Unit Rumah Subsidi, Tantangan Backlog dan Lahan Masih Jadi Masalah

Sabtu, 27 September 2025 | 19:18 WIB
Ilustrasi perumahan. (Foto: Brighton)



Rumah Sebagai Pusat Kehidupan





Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan berkelanjutan dalam pembangunan perumahan di daerah. Menurutnya, rumah tidak boleh dipandang sekadar bangunan fisik, melainkan bagian esensial dari kehidupan manusia.





“Rumah adalah kebutuhan dasar setelah sandang dan pangan. Ia menjadi pusat kehidupan keluarga, tempat tumbuh kembang generasi, sekaligus pondasi masa depan. Karena itu pembangunan perumahan harus menyentuh kualitas hidup, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mahyeldi.





Mahyeldi menegaskan, tantangan pembangunan perumahan di Sumbar masih cukup kompleks. Backlog perumahan yang tinggi, keterbatasan lahan di perkotaan, serta keberadaan kawasan permukiman kumuh menjadi persoalan yang harus segera diatasi.





Dorongan Inovasi dan Kearifan Lokal





Untuk menjawab tantangan tersebut, Mahyeldi mendorong hadirnya inovasi pembiayaan, keterlibatan sektor swasta dan perbankan, serta pembangunan rumah yang ramah lingkungan sekaligus tahan bencana. Hal ini menjadi penting mengingat Sumbar merupakan daerah rawan gempa.





“Program perumahan tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas. Rumah yang dibangun harus aman, sehat, serta sesuai dengan kearifan lokal, termasuk arsitektur rumah adat Minangkabau,” katanya.





Ia berharap forum evaluasi ini mampu melahirkan langkah-langkah konkret agar program perumahan semakin tepat sasaran, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.





Apresiasi dan Penghargaan





Dalam kesempatan itu, sejumlah penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah maupun pihak swasta yang berkontribusi aktif dalam pembangunan perumahan. Gubernur Mahyeldi sendiri menerima penghargaan atas perannya dalam mendukung program perumahan di Sumbar.





Beberapa daerah juga dinilai terbaik dalam penganggaran perumahan, di antaranya Kabupaten Mentawai, Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Agam. Selain itu, Bank BTN Wilayah Sumbar serta DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumbar turut mendapat apresiasi atas dukungan mereka dalam menyediakan hunian layak bagi MBR.

Halaman:

Tags

Terkini