Menurutnya, kesempatan memperebutkan gelar juara dunia merupakan sesuatu yang sangat berharga sehingga seluruh skuad akan berjuang maksimal demi membawa pulang trofi.
"Saya merasa ini adalah sebuah kehormatan hanya dengan bisa berada di partai final. Saya bukan orang yang gemar mengucapkan hal-hal muluk. Bagi saya, yang terpenting adalah berada dalam posisi untuk memenangkan pertandingan."
Ia bahkan menyebut akan selalu merasa bangga apabila bisa terus membawa timnya tampil di final Piala Dunia, karena menurutnya pencapaian tersebut merupakan bukti kualitas sebuah tim di level tertinggi.
"Saya bahkan akan senang jika setiap tahun bisa mencapai final Piala Dunia, sekalipun harus kalah. Itu menunjukkan betapa berharganya Piala Dunia. Kini kami memiliki kesempatan untuk memperebutkan trofi juara dan itulah yang akan kami perjuangkan."
Lamine Yamal Dipastikan Siap Bermain
Salah satu kabar yang paling ditunggu publik Spanyol menjelang pertandingan adalah kondisi Lamine Yamal. Penyerang muda tersebut sebelumnya sempat mengalami benturan saat semifinal melawan Prancis sehingga memunculkan kekhawatiran mengenai kebugarannya.
Namun, De la Fuente memastikan kondisi Yamal sudah kembali normal. Pemain berusia 19 tahun itu disebut telah mengikuti sesi latihan bersama tim tanpa kendala sehingga siap dimainkan pada partai final.
Kepastian tersebut menjadi kabar positif bagi La Roja mengingat Yamal merupakan salah satu pemain paling berpengaruh sepanjang perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026.
De la Fuente: Lamine Tak Harus Menjadi Messi
Dalam konferensi pers, De la Fuente juga mendapat pertanyaan mengenai perbandingan yang terus muncul antara Lamine Yamal dan Lionel Messi. Menurutnya, membandingkan kedua pemain bukanlah hal yang tepat.