"Karena itu, kami memutuskan untuk menempatkan satu pemain khusus untuk menjaganya. Hingga menit ke-70 skor masih 0-0, tetapi pemain yang ditugaskan menjaganya mendapat kartu sehingga saya menariknya keluar. Dalam 15 menit berikutnya, Messi mencetak empat gol."
Pengalaman tersebut membuat De la Fuente tidak berencana menerapkan penjagaan individu secara khusus pada final nanti. Meski demikian, ia memastikan Messi tetap akan mendapat perhatian besar dari para pemain Spanyol.
"Apakah itu berarti kami akan kembali melakukan penjagaan khusus? Tidak. Namun, apakah kami akan memberikan perhatian besar kepadanya? Tentu saja. Meski begitu, perhatian kami kepadanya tidak akan lebih besar dibanding perhatian mereka terhadap para pemain kami."
Rodrigo Waspadai Mental Juara Argentina
Selain membahas persiapan timnya, De la Fuente juga mengungkapkan rasa hormat yang tinggi kepada Argentina. Ia bahkan menyebut memiliki "kekaguman, kekaguman, dan lebih banyak lagi kekaguman" terhadap juara bertahan tersebut, termasuk kepada pelatih Lionel Scaloni yang disebutnya sebagai teman baik.
Sementara itu, kapten Rodrigo menilai kekuatan terbesar Argentina terletak pada mental bertanding mereka. Menurutnya, La Albiceleste beberapa kali mampu keluar dari situasi sulit sepanjang turnamen sebelum akhirnya mencapai final.
"Itu menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang sangat kompetitif dan tahu bagaimana membalikkan keadaan ketika berada dalam situasi sulit."
Rodrigo menegaskan Spanyol harus memahami karakter tersebut agar mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan yang muncul selama pertandingan berlangsung.
"Hal itu menunjukkan besarnya karakter yang mereka miliki. Kami harus mengingatnya dan memahami seperti apa tipe tim yang akan kami hadapi. Kami akan berusaha menyerang titik lemah mereka, sambil tetap menyadari bahwa pertandingan ini bisa berkembang ke berbagai arah."