Salah satu penghargaan yang disiapkan berupa voucher belanja dengan total nilai Rp25 juta dari sponsor utama Maestro. Selain itu, terdapat hadiah berupa paket tur ke Jepang selama 10 hari yang diperuntukkan bagi karateka terbaik putra dan putri.
Ronaldo berharap hadiah dan apresiasi tersebut dapat semakin meningkatkan motivasi peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan.
Lebih jauh, ia berharap kejuaraan tersebut tidak berhenti sebagai agenda satu kali penyelenggaraan. Pihaknya menargetkan kompetisi dapat digelar secara rutin setiap tahun atau setidaknya satu kali dalam dua tahun.
“Harapan kami, kejuaraan ini dapat berlangsung rutin setiap tahun atau minimal satu kali dalam dua tahun, supaya bibit-bibit atlet berprestasi itu muncul di Sumbar dan mereka semakin kompetitif untuk bersaing dengan provinsi-provinsi lain di luar Sumbar,” pungkas Ronaldo.
Dengan mempertandingkan kategori usia yang cukup luas, mulai dari prausia dini hingga kelas veteran dan legenda, Kejuaraan Karate Open 2026 di GOR FIK UNP menjadi ruang bagi atlet dari berbagai generasi untuk berkompetisi.
Kehadiran peserta dari Sumbar, Riau, Sumatera Utara, dan Jambi sekaligus memperkuat nuansa regional dalam kompetisi yang berlangsung hingga Minggu (30/8/2026) tersebut. (*)