Pergerakan Raphinha membuat Chust melakukan pelanggaran. Wasit menunjuk titik putih dan kapten Barcelona itu menjalankan tugasnya dengan tenang untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Gol tersebut memperlihatkan peran penting Raphinha di bawah arahan Flick. Pemain asal Brasil itu tidak hanya menunggu bola di depan gawang, tetapi juga aktif melakukan pressing dan terlibat dalam pembangunan serangan.
Barcelona tetap menjaga tekanan setelah unggul. Marc Bernal tampil penting dalam membantu perebutan bola di area lawan, sedangkan Fermin terus mencari ruang untuk menghubungkan lini tengah dan depan.
Namun, Barcelona harus kehilangan Gavi sebelum turun minum. Gelandang tersebut mengalami masalah pada bagian lutut yang sebelumnya pernah bermasalah. Ia akhirnya digantikan Pedri.
Masuknya Pedri justru membuat permainan Barcelona semakin mengalir. Penguasaan bola menjadi lebih dominan dan proses build-up berjalan lebih lancar.
Sebelum babak pertama berakhir, Barcelona mendapatkan gol kedua. Kerja sama Marc Bernal dan Lamine Yamal berlanjut kepada Raphinha. Sang kapten kemudian mengirim bola ke ruang kosong yang langsung dimanfaatkan Adeyemi.
Adeyemi mencetak gol pada menit ke-45+3 sekaligus menandai debut resminya sebagai starter Barcelona dengan cara yang impresif. Barcelona menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Penampilan Adeyemi menjadi salah satu sorotan utama setelah pertandingan. Rekrutan anyar tersebut mampu memanfaatkan kecepatan untuk memberikan tekanan kepada pertahanan Elche.