“Setelah minat siswa terdata, kami memberikan pelatihan. Ada pelatih yang kami datangkan dari luar dan ada juga yang dibimbing oleh guru bidang studi di sekolah," kata Dina.
SMP Negeri 2 Padang diketahui memiliki sejumlah kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri mengikuti berbagai perlombaan. Di antaranya Pasukan Keamanan Sekolah (PKS), olimpiade dan syahril Qur'an.
Bagi sekolah, capaian di bidang olahraga tersebut memperlihatkan pentingnya memberikan perhatian terhadap kemampuan siswa di luar bidang akademik.
Prestasi nonakademik dinilai dapat menjadi bagian dari proses pendidikan sekaligus membuka peluang bagi siswa untuk terus mengembangkan diri.
Dina menyebut sekolah akan tetap memberikan ruang bagi para siswa untuk mengasah kemampuan yang mereka miliki. Prestasi yang telah diperoleh juga diharapkan tidak berhenti pada satu kompetisi, tetapi dapat dipertahankan dan dikembangkan pada masa mendatang.
Ia berharap capaian nonakademik yang diraih para siswa dapat menjadi bekal ketika mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Prestasi tersebut diharapkan turut membantu siswa mencapai sekolah lanjutan yang mereka cita-citakan.
“Harapan kami, prestasi nonakademik yang telah mereka raih dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan sekolah yang mereka inginkan dan tetap dipertahankan untuk masa depan mereka," imbuhnya. (*)