Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Scaloni: Spanyol Memang Tim yang Lebih Baik

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 20 Juli 2026 | 20:37 WIB


Sumbardaily.com – Kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 menyisakan perpaduan emosi yang mendalam bagi pelatih Lionel Scaloni. Di balik rasa kecewa karena gagal mempertahankan gelar juara dunia, pelatih berusia 48 tahun itu memilih menaruh apresiasi besar kepada para pemain yang telah mengantarkan La Albiceleste kembali menembus partai puncak.





Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol setelah kalah 0-1 melalui babak perpanjangan waktu. Hasil tersebut memastikan La Roja meraih gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka, sementara perjalanan impresif Argentina di Amerika Utara harus berakhir sebagai runner-up.





Tak lama setelah peluit panjang dibunyikan, Scaloni tampil di hadapan media dengan wajah penuh kesedihan. Namun, di balik kekecewaannya, ia menegaskan kebanggaan terhadap perjuangan para pemain yang telah memberikan seluruh kemampuan hingga pertandingan terakhir.





"Saya merasa sedih, tetapi juga bangga karena kami telah memberikan segalanya. Ada banyak hal yang bisa saya katakan tentang bagaimana kami sampai sejauh ini, tetapi sekarang bukan waktunya. Saya akan selamanya berterima kasih kepada para pemain ini karena telah memberi kami final Piala Dunia lainnya dan karena telah berjuang hingga akhir. Spanyol adalah tim yang lebih baik; itulah kenyataannya," ujar Scaloni dilansir dari FIFA, Senin (20/7/2026).





Menurutnya, perjalanan Argentina menuju final merupakan pencapaian yang patut dihargai. Ia menilai tidak mudah mempertahankan performa di level tertinggi hingga kembali menembus laga perebutan gelar juara dunia.





Pelatih yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia sebelumnya itu menekankan bahwa hasil akhir tidak boleh menghapus semua kerja keras yang telah dilakukan sepanjang turnamen.





"Saya akan selalu menghargai apa yang telah mereka lakukan dan apa artinya telah sampai sejauh ini. Kita harus sangat menghargai itu karena ini sangat sulit. Kami tahu bagaimana cara menang, dan juga harus tahu bagaimana cara kalah. Hari ini kami menunjukkannya. Kami kalah dalam pertandingan dan harus menerimanya. Tetapi itu tidak berarti kami akan melupakan semua yang telah dilakukan untuk sampai di sini," katanya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

PSMS Medan Waspadai Kebangkitan Semen Padang FC

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:37 WIB
X