Sebelumnya, ia juga berhasil membawa Spanyol menjuarai Kejuaraan Eropa U-19 UEFA 2015 bersama sejumlah pemain yang kini menjadi tulang punggung La Roja, seperti Rodri, Mikel Merino, dan Unai Simon.
Mantan pemain yang pernah tampil lebih dari 300 kali di kompetisi sepak bola Spanyol, Pier Luigi Cherubino, mengatakan salah satu kekuatan terbesar De la Fuente terletak pada kemampuannya membangun hubungan dengan pemain maupun murid-muridnya.
"Dia seperti rekan setim lainnya. Salah satu kekuatan terbesarnya adalah dalam mengelola tim. Hubungan yang dia miliki dengan kami sebagai murid dan yang kini dia miliki dengan para pemainnya sangat istimewa," ujar Cherubino.
Scaloni Dinilai Sudah Bertekad Menjadi Pelatih
Selain memuji De la Fuente, para peserta kursus juga menilai Lionel Scaloni merupakan murid yang sangat aktif selama mengikuti pembelajaran.
Orbaiz menyebut pelatih Argentina itu sebagai sosok luar biasa yang selalu terlibat dalam setiap diskusi.
Sementara itu, Gurpegui menilai sejak awal Scaloni memang menunjukkan tekad kuat untuk berkarier sebagai pelatih, berbeda dengan sebagian mantan pemain lain yang mengikuti kursus sebagai pilihan setelah pensiun.
"Ada tiga atau empat pemain yang terlihat jelas memang sudah bertekad untuk menjadi pelatih, dan mereka memiliki kemampuan tinggi untuk itu, dan Leo adalah salah satunya," ujar Gurpegui.