Pernyataan tersebut menunjukkan keseriusan manajemen dalam menjaga kualitas persiapan tim, meskipun harus menjalani musim dengan kandang sementara di luar Kota Padang.
Verifikasi Dilakukan Hingga ke Setiap Sudut Stadion
General Manager Semen Padang FC, Denny Shulton, menjelaskan bahwa inspeksi bersama iLeague merupakan bagian dari pemenuhan regulasi kompetisi. Seluruh fasilitas stadion diperiksa secara menyeluruh agar tidak muncul kendala teknis ketika pertandingan resmi dimulai.
Ia mengatakan proses pemeriksaan dilakukan hingga ke setiap sudut fasilitas stadion untuk memastikan seluruh aspek telah sesuai dengan ketentuan penyelenggara kompetisi.
"Kami bersama perwakilan iLeague menyisir setiap sudut fasilitas di Stadion Patriot. Proses verifikasi ini penting agar saat kompetisi dimulai tidak ada kendala teknis yang mengganggu jalannya pertandingan. Beberapa catatan kecil dari iLeague akan segera kami koordinasikan dengan pengelola stadion agar semuanya rampung tepat waktu. Kami sangat optimistis stadion ini siap menjadi kandang baru kita," kata Denny Shulton.
Menurutnya, setiap masukan yang diberikan tim verifikator akan segera ditindaklanjuti bersama pengelola stadion sehingga seluruh persyaratan dapat dipenuhi sebelum kompetisi dimulai.
Stadion Haji Agus Salim Direvitalisasi
Pemindahan kandang sementara ke Bekasi dilakukan karena Stadion Haji Agus Salim di Kota Padang saat ini sedang menjalani proses renovasi total untuk meningkatkan standar fasilitas pendukung.
Dengan kondisi tersebut, Semen Padang FC harus menjalani pertandingan kandang di Stadion Patriot Candrabhaga hingga proses renovasi stadion utama selesai.
Meski harus bermarkas di luar Sumatera Barat, manajemen tetap optimistis dukungan suporter tidak akan berkurang. Kehadiran komunitas dan basis pendukung Semen Padang FC yang cukup besar di wilayah Jabodetabek diharapkan mampu menghadirkan atmosfer kandang bagi Kabau Sirah selama menjalani pertandingan di Bekasi.