Pada dua pekan pertama, latihan dipusatkan pada peningkatan cardio strength dan daya tahan jantung. Tim pelatih menggunakan sejumlah indikator untuk mengukur perkembangan pemain, di antaranya VO2 Max serta muscle strength atau kekuatan otot.
Pendekatan yang dilakukan tersebut diharapkan mampu menciptakan kondisi fisik yang merata di dalam skuad. Dengan demikian, seluruh pemain dapat menjalankan program teknis dan taktis pada tahap berikutnya tanpa mengalami perbedaan tingkat kebugaran yang signifikan.
Melalui program fisik yang disusun secara bertahap dan terukur, Semen Padang FC berharap mampu membentuk skuad yang lebih siap menghadapi ketatnya persaingan Kompetisi Championship atau Liga 2 2026/2027.
Tim berjuluk Kabau Sirah pun optimistis persiapan yang matang akan menjadi modal penting untuk tampil solid dan kompetitif sepanjang musim demi meraih hasil maksimal di kasta kedua sepak bola Indonesia. (*)