Sumbardaily.com – Cristiano Ronaldo mengungkapkan pengalaman yang tak biasa setelah membawa Portugal meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kapten Portugal itu mengaku telah memiliki firasat sejak beberapa jam sebelum pertandingan bahwa dirinya akan menjadi eksekutor penalti.
Pengakuan tersebut disampaikan Ronaldo usai laga yang berlangsung di Toronto, Kamis. Selain memastikan langkah Portugal ke babak berikutnya, pertandingan itu juga dipenuhi emosi karena bertepatan dengan momen penghormatan untuk mendiang Diogo Jota.
Ronaldo mengatakan bahwa instingnya sudah memberi isyarat sejak siang hari sebelum pertandingan dimulai. Karena keyakinan tersebut, ia mengaku mempersiapkan diri secara mental apabila benar-benar mendapatkan kesempatan mengeksekusi tendangan penalti.
Dalam wawancaranya bersama CazéTV, pemain berusia 41 tahun itu mengungkapkan bahwa firasat tersebut akhirnya benar-benar terjadi. Meski mengaku sempat diliputi rasa gugup dengan detak jantung yang sangat cepat, ia tetap memilih mempercayai instingnya sendiri.
Menurut Ronaldo, keberhasilan mencetak gol melalui titik putih menjadi titik balik bagi Portugal. Gol tersebut tidak hanya menyamakan kedudukan, tetapi juga membangkitkan keyakinan seluruh pemain bahwa kemenangan bisa diraih hingga peluit panjang dibunyikan.
"Siang ini saya punya perasaan bahwa saya harus mengambil tendangan penalti. Saya sudah mempersiapkan diri karena merasa firasat itu akan terjadi. Jujur saja, itu sulit. Jantung saya berdebar kencang, tetapi saya mencoba mempercayai insting dan yakin bisa mencetak gol. Hasilnya sangat bagus. Kami semua merasa beban terangkat dari pundak karena setelah gol itu tercipta, kami merasa bisa memenangkan pertandingan. Saya sangat gembira," ujar Ronaldo dilansir dari FIFA, Sabtu (4/7/2026).
Gol penalti tersebut juga menambah koleksi Ronaldo menjadi 11 gol sepanjang penampilannya di ajang Piala Dunia FIFA.