Keunggulan tersebut membuat Belanda berada di atas angin dan tampak akan mengamankan kemenangan. Namun, Maroko tidak menyerah hingga menit-menit akhir pertandingan.
Harapan Maroko kembali hidup setelah pemain pengganti Issa Diop mencetak gol penyeimbang melalui sundulan. Diop memanfaatkan umpan silang Chemsdine Talbi dari sisi kiri untuk mengubah skor sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Pada extra time, kedua tim sama-sama memperoleh peluang untuk menentukan kemenangan. Bart Verbruggen kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan luar biasa dari tendangan jarak dekat Soufiane Rahimi ketika pertandingan mendekati akhir.
Meski demikian, pertandingan tetap harus ditentukan melalui adu penalti. Pada momen penentuan tersebut, Yassine Bounou tampil sebagai sosok paling menentukan bagi Maroko. Penampilannya di bawah mistar membuat Singa Atlas berhasil memenangkan adu penalti sekaligus memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026.
Berkat kemenangan dramatis itu, Maroko kini bersiap menghadapi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026, Kanada. Pertandingan babak 16 besar tersebut dijadwalkan berlangsung di Houston pada 4 Juli.
Keberhasilan menyingkirkan Belanda melalui drama adu penalti menjadi salah satu hasil paling menarik di fase gugur awal Piala Dunia 2026. Maroko menunjukkan daya juang tinggi dengan bangkit dari ketertinggalan, sementara Belanda harus mengakhiri perjalanan mereka meski sempat unggul lebih dahulu melalui gol Cody Gakpo. (*)