"Kami sudah membayangkan pertandingan ini akan sulit, tetapi mereka datang dengan rencana permainan yang jelas. Mereka benar-benar menyulitkan kami, dan kami harus memberi mereka banyak pujian untuk itu," ujar Cunha.
Pujian dari pemain Brasil tersebut menjadi cerminan bahwa Jepang tidak sekadar tampil sebagai tim yang kalah, melainkan sebagai lawan yang mampu memberikan tantangan serius kepada salah satu kekuatan besar sepak bola dunia.
Meski impian menembus perempat final Piala Dunia 2026 kembali harus tertunda, performa Jepang saat menghadapi Brasil memperlihatkan bahwa mereka terus berkembang sebagai tim yang semakin kompetitif.
Kekalahan ini memang menyisakan kepedihan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi perjalanan Samurai Biru menuju edisi Piala Dunia berikutnya. Empat tahun ke depan akan menjadi kesempatan bagi Jepang untuk menjadikan pengalaman pahit ini sebagai motivasi demi mewujudkan pencapaian yang lebih tinggi. (*)