"Pertemuan ini juga menjawab terkait isu-isu yang selama ini selalu dimunculkan ada persoalan tertentu dengan salah satu karyawan Kabau Sirah, dengan Yumami Notau Fitra itu sudah selesai, tak ada masalah, semua sudah klir, semua sudah berbenah, saling merangkul, tidak ada saling menjelekkan," ucapnya.
Bagi manajemen, suasana kondusif yang tercipta saat ini menjadi modal penting untuk membangun kekuatan tim.
Kebersamaan seluruh elemen klub dinilai menjadi fondasi yang dibutuhkan agar Semen Padang FC dapat tampil maksimal dan kembali bersaing menuju kasta tertinggi sepak bola nasional.
Dirinya juga mengajak seluruh suporter dan pendukung Kabau Sirah di berbagai daerah untuk terus memberikan dukungan kepada manajemen maupun tim kepelatihan.
Menurutnya, kekuatan dukungan dari para pencinta Semen Padang FC akan menjadi energi tambahan dalam perjuangan klub menggapai target promosi.
"Alhamdulillah ini menjadi momen atau langkah awal yang bagus untuk tim agar bisa berjalan dengan baik dan hasil memuaskan, kami juga meminta seluruh suporter dan pendukung di manapun berada kepada manajemen dan jajaran kepelatihan. Dukungan yang kuat ini menjadi modal besar bagi kita agar bisa kembali lagi ke Liga 1 musim depan," ujar Levi.
Selain menegaskan kondisi internal yang kondusif, Braditi juga menyampaikan komitmen manajemen dalam menjaga independensi pengelolaan klub.
Ia memastikan seluruh keputusan strategis, termasuk urusan perekrutan pemain, sepenuhnya berada di bawah kewenangan manajemen dan tidak dapat dipengaruhi oleh pihak di luar struktur resmi klub.