Tekanan demi tekanan yang dibangun tim tuan rumah akhirnya menghasilkan peluang emas. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Persibangga setelah terjadi pelanggaran di area terlarang.
Afif Teguh Saputra yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya berhasil mengubah skor menjadi 2-1 dan kembali membawa Persibangga berada di atas angin.
Keunggulan tersebut membuat kepercayaan diri para pemain tuan rumah semakin meningkat. Sebaliknya, PSPP Padang Panjang harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.
Persibangga terus melancarkan serangan dan memberikan tekanan ke lini belakang lawan. Situasi itu membuat pertandingan berjalan semakin terbuka karena PSPP juga berusaha mencari gol penyeimbang.
Saat tim tamu berupaya menyamakan kedudukan, Persibangga justru mampu memanfaatkan ruang yang tersedia melalui skema serangan balik cepat. Momentum itu menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah.
Pada menit ke-79, Fata Alfiansyah berhasil mencetak gol ketiga bagi Persibangga. Gol tersebut lahir melalui pola serangan balik yang tersusun rapi dan tidak mampu diantisipasi pertahanan PSPP Padang Panjang.
Gol itu sekaligus mengunci kemenangan Persibangga dengan skor 3-1 hingga peluit panjang dibunyikan. Tambahan tiga poin menjadi modal berharga bagi tim tuan rumah untuk melangkah ke babak berikutnya.
Keberhasilan menembus babak 32 besar disambut penuh rasa syukur oleh jajaran tim Persibangga. Pelatih Kepala Persibangga, M. Irfan, menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain yang mampu menampilkan performa maksimal dalam pertandingan penting tersebut.