Tak hanya pemain, susunan tim pelatih juga segera dilengkapi. Manajemen menjadwalkan pengumuman asisten pelatih pada pekan depan sebagai bagian dari finalisasi struktur kepelatihan di bawah komando Nil Maizar.
Setelah proses administrasi dan pembentukan tim selesai, para pemain dijadwalkan mulai masuk Mes pada 25 Juni. Mes yang digunakan berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan. Selanjutnya, latihan perdana tim direncanakan digelar pada 26 atau 27 Juni mendatang.
"Persiapan tersebut menunjukkan bahwa Semen Padang FC tidak ingin membuang waktu dalam menyongsong kompetisi Liga 2. Apalagi, target yang dibebankan kepada tim bukan sekadar bersaing di papan atas, melainkan merebut tiket promosi untuk kembali menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia," katanya.
Di sisi lain, katanya, manajemen juga memastikan berbagai persoalan administratif yang sempat menjadi perhatian publik akan segera dituntaskan. Salah satunya terkait kewajiban pembayaran denda yang menyebabkan klub mendapat sanksi larangan dari FIFA.
Pria yang akrab disapa Levi itu menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak akan menjadi hambatan dalam proses registrasi pemain untuk musim depan. Manajemen telah menyiapkan langkah penyelesaian sebelum jendela pendaftaran pemain dibuka.
"Persoalan kewajiban denda yang (membuat Semen Padang FC) dibanned FIFA, akan segera diselesaikan sebelum pendaftaran pemain dibuka. Jadi tak usah khawatir terkait kewajiban yang belum dibayarkan," katanya.
Hal ini juga menjadi jawaban atas kekhawatiran sebagian pendukung Kabau Sirah terkait kesiapan klub menghadapi musim baru.
Selain itu, dukungan finansial juga mulai mengalir. Manajemen mengungkapkan bahwa beberapa sponsor telah menyatakan komitmen dan mencapai kesepakatan untuk mendukung perjalanan Semen Padang FC di Liga 2 musim 2026/2027.