Selain pertandingan pembuka melawan Wahana FC, perhatian publik juga tertuju pada potensi duel ulang antara PSPP dan Sylva Kalteng FC. Kedua tim memiliki catatan pertemuan pada putaran nasional musim lalu yang berlangsung di Stadion Ketonggo, Ngawi, Jawa Timur.
Dalam laga tersebut, PSPP mampu tampil dominan dan meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 4-0. Hasil itu menjadi salah satu kenangan manis bagi tim asal Padang Panjang dalam perjalanan mereka di kompetisi nasional.
Meski demikian, manajemen dan jajaran pelatih menegaskan bahwa catatan positif tersebut tidak boleh membuat para pemain terlena. Kompetisi putaran nasional kali ini diprediksi berlangsung lebih kompetitif karena setiap tim datang dengan target yang sama, yakni melangkah ke fase berikutnya.
PSPP juga harus mewaspadai kekuatan Persibangga Purbalingga yang berstatus sebagai tuan rumah. Dukungan langsung dari para suporter diperkirakan menjadi keuntungan tersendiri bagi tim asal Purbalingga tersebut selama fase grup berlangsung.
Di sisi lain, PSPP juga mendapatkan dukungan besar dari masyarakat Kota Padang Panjang dan pecinta sepak bola Sumbar. Dukungan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk tampil maksimal dalam setiap pertandingan.
Ketua Umum PSPP, Irsyad Hanif, turut memberikan dukungan penuh kepada seluruh anggota tim. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri para pemain agar dapat memberikan hasil terbaik dan membawa prestasi bagi daerah yang mereka wakili.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, semangat juang yang tinggi, serta kekompakan yang terus dibangun dalam tim, PSPP menatap putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 dengan optimisme.
Laga melawan Wahana FC menjadi langkah awal yang sangat menentukan untuk menjaga peluang melangkah lebih jauh sekaligus mewujudkan ambisi mengharumkan nama Padang Panjang dan Sumbar di panggung sepak bola nasional. (*)