Selain menjadi forum evaluasi organisasi, Rakernas juga menjadi ruang konsolidasi nasional untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga yang lebih terstruktur.
Fokus tersebut dinilai penting mengingat perkembangan floorball di Indonesia membutuhkan dukungan organisasi yang solid dan memiliki arah kebijakan jangka panjang.
Ketua Umum PP AFI, Prof Ganefri secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi dan membangun sinergi antarpengurus di seluruh Indonesia guna memperluas perkembangan olahraga floorball.
Menurutnya, floorball memiliki peluang besar berkembang menjadi olahraga kompetitif apabila didukung program pembinaan yang konsisten, kompetisi yang berjenjang, serta kolaborasi yang kuat antara pengurus pusat dan daerah.
“Kita harus bersama-sama membangun organisasi yang aktif, solid, dan memiliki arah pembinaan yang jelas agar floorball Indonesia mampu berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Rakernas kemudian membahas sejumlah agenda strategis yang menjadi fokus pengembangan olahraga floorball nasional. Pembahasan tersebut meliputi evaluasi program kerja sebelumnya, penyusunan program kerja tahun 2026, penguatan organisasi daerah, pengembangan kompetisi nasional, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, hingga strategi pembinaan atlet usia dini dan prestasi.
Isu pembinaan atlet usia dini menjadi salah satu perhatian penting dalam forum tersebut. Peserta Rakernas menilai sistem pembinaan berkelanjutan menjadi kunci utama untuk menciptakan atlet floorball yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
Selain itu, penguatan kualitas pelatih dan wasit juga menjadi bagian penting dalam pembahasan. Pengembangan sumber daya manusia dinilai berpengaruh besar terhadap peningkatan kualitas kompetisi dan pembinaan olahraga secara menyeluruh.