Nama terbaru yang masuk dalam daftar rekrutan adalah Ariswar Hanif. Striker asal PSLA Sicincin itu merupakan runner-up top skor Liga 4 Zona Sumbar dengan koleksi 19 gol. Kehadirannya semakin menambah opsi lini depan PSP Padang menjelang laga nasional yang akan berlangsung di Yogyakarta.
Di tengah masuknya sejumlah pemain baru, keputusan tidak membawa Carel Syadef ke putaran nasional justru menjadi perhatian tersendiri. Carel sebelumnya tampil impresif dengan mencetak 20 gol dari 12 pertandingan selama gelaran Liga 4 Zona Sumbar dan menjadi top skor PSP Padang.
Manajemen PSP Padang mengaku telah mengetahui keputusan tersebut lebih dari sepekan lalu. Bendahara Umum PSP Padang, Joni Irwandi, menegaskan bahwa sejak awal pengurus memberikan kewenangan penuh kepada pelatih kepala terkait strategi dan pemilihan pemain.
Menurutnya, Ketua Umum PSP Padang Amril Amin dan Ketua Harian Osman Ayub tidak pernah mencampuri keputusan teknis yang menjadi kewenangan pelatih.
“Baik Ketua Umum, Ketua Harian sedari awal menyerahkan semuanya soal pemain dan strategi di lapangan kepada pelatih. Jadi jika memang coach JE memutuskan tidak menggunakan Carel Syadef di putaran nasional, ini membuktikan pelatih sangat serius menghadapi putaran nasional dan tegas kepada para pemainnya,” ujar Joni Irwandi.
Pihak pelatih dan asisten pelatih selama ini juga terus menanamkan pentingnya kerja keras, disiplin, dan keseriusan dalam latihan kepada seluruh pemain. Semua pemain dinilai memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan tempat sebagai starter, tergantung performa dan kesiapan masing-masing.
Selain melakukan evaluasi komposisi pemain, PSP Padang juga terus membenahi kondisi fisik skuad. Persoalan kebugaran sebelumnya sempat menjadi perhatian Ketua Harian Osman Ayub saat tim menjalani laga uji coba di Lapangan Persikatim akhir pekan lalu.
Namun, perkembangan positif mulai terlihat dalam beberapa sesi latihan terakhir. Banyak pemain kini disebut sudah mampu tampil penuh selama 90 menit pertandingan. Tidak hanya itu, produktivitas tim juga dinilai semakin meningkat karena hampir seluruh lini mampu mencetak gol, mulai dari pemain belakang, lini tengah, hingga penyerang.