Pernyataan singkat tersebut semakin memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pendukung PSP Padang. Sejumlah rumor pun mulai berkembang, mulai dari isu keterlambatan pembayaran hak pemain hingga dugaan keterlibatan Carel dalam turnamen antar kampung atau tarkam.
Namun, Carel memilih untuk tidak memberikan tanggapan lebih jauh terkait rumor yang beredar tersebut. Pemain muda itu menegaskan dirinya tidak ingin membuka persoalan secara detail kepada publik.
“Susah diceritakan,” tambahnya singkat.
Dengan statusnya yang kini resmi hengkang dari PSP Padang, fokus utama Carel saat ini tertuju pada penyelesaian administrasi kepindahannya dari klub. Ia berharap pihak manajemen segera menerbitkan surat keluar resmi agar proses perjalanan kariernya tidak terhambat.
Menurut Carel, dirinya ingin tetap melanjutkan karier sepak bola di tempat lain apabila memang sudah tidak memiliki kesempatan lagi bersama PSP Padang.
“Carel mau minta surat keluar dari PSP, kalau tidak ada rezeki di PSP, Carel mau cari rezeki di luar PSP. Jangan ditahan-tahan juga surat keluar itu,” tegas Carel mengakhiri.
Kepergian Carel Syadef jelas menjadi kehilangan besar bagi PSP Padang. Selain berstatus sebagai top skor Liga 4 Sumbar, kontribusinya selama musim ini dinilai sangat penting dalam menjaga produktivitas lini serang tim Pandeka Minang
Kini, publik menantikan bagaimana langkah PSP Padang menghadapi sisa perjalanan di Liga 4 Nasional tanpa kehadiran striker andalan mereka tersebut. (*)