Sumbardaily.com – Persaingan antar klub nagari dalam ajang Dharmasraya Champion League 2026 diprediksi berlangsung sengit setelah pembagian delapan zona resmi diumumkan.
Kompetisi tarkam terbesar di Sumatera Barat (Sumbar) tersebut diyakini akan menghadirkan atmosfer panas sejak fase awal karena mempertemukan sejumlah nagari yang selama ini memiliki rivalitas panjang dalam turnamen sepakbola lokal.
Selain dihuni tim-tim dengan basis suporter kuat, sebagian besar zona juga diisi klub-klub tradisional yang dikenal memiliki sejarah persaingan cukup ketat. Kondisi itu diperkirakan membuat setiap pertandingan berlangsung penuh tensi dan menyedot perhatian masyarakat di berbagai wilayah Dharmasraya.
Dharmasraya Champion League 2026 sendiri dijadwalkan mulai bergulir pada 6 Juni 2026. Turnamen tersebut menjadi salah satu program unggulan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni.
Pada babak penyisihan, masing-masing zona akan memperebutkan dua tiket menuju babak 16 besar. Selanjutnya, pertandingan fase gugur akan digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Dharmasraya, Koto Padang, Kecamatan Koto Baru.
Zona 1 diprediksi menjadi salah satu grup yang menghadirkan persaingan ketat. Silago, Sungai Kambut, dan Gunung Selasih dikenal memiliki karakter permainan cepat dan keras dengan dukungan suporter yang cukup fanatik.
Status Sungai Kambut sebagai tuan rumah diyakini menjadi keuntungan tersendiri dalam persaingan di zona tersebut. Atmosfer pertandingan diprediksi akan berlangsung meriah sejak laga pembuka.