Secara matematis, Semen Padang FC memang sudah tidak mungkin lagi keluar dari zona degradasi. Hingga pekan ke-31, Kabau Sirah baru mengumpulkan 20 poin dan berada di posisi ke-17 dari total 18 tim peserta liga.
Dengan hanya tersisa tiga pertandingan musim ini, perolehan poin Semen Padang tidak akan mampu mengejar Persijap Jepara yang kini menempati peringkat ke-15 atau batas aman degradasi dengan raihan 31 poin.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat para pemain kehilangan semangat. Semen Padang FC tetap berambisi memberikan kemenangan untuk para suporter yang masih setia mendukung tim di tengah situasi sulit musim ini.
Asyraq Gufron sendiri menjadi salah satu pemain yang bergabung dengan Semen Padang FC pada bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Sebelum memperkuat Kabau Sirah, pemain bertahan tersebut sempat membela PSS Sleman dan Persis Solo.
Pada awal kedatangannya, Gufron lebih sering menghuni bangku cadangan. Namun, situasi berubah sejak pekan ke-23 ketika dirinya mulai mendapatkan kepercayaan tampil reguler bersama Semen Padang FC.
Bek tengah tersebut bahkan hampir selalu bermain penuh selama 90 menit sejak mendapatkan kesempatan bermain secara konsisten. Hingga saat ini, Asyraq Gufron tercatat sudah tampil dalam delapan pertandingan dengan total 697 menit bermain.
Bersama Semen Padang FC, Gufron bertekad menjaga motivasi hingga akhir musim kompetisi. Setelah menghadapi Persik Kediri, Kabau Sirah masih memiliki dua pertandingan tersisa.
Semen Padang FC dijadwalkan menjalani laga kandang melawan Persebaya Surabaya pada Jumat (15/5/2026). Setelah itu, Kabau Sirah akan menutup musim dengan laga tandang menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu (23/5/2026).