Bahkan jika mampu menyapu bersih empat laga tersisa, Semen Padang tetap harus berharap tim-tim pesaing terpeleset untuk membuka peluang bertahan.
Meski berada dalam tekanan besar, semangat juang tim asuhan Imran Nahumarury tidak surut. Sang pelatih menegaskan bahwa timnya tetap datang dengan tekad kuat untuk memberikan performa terbaik dalam laga tandang tersebut.
“Persiapan berjalan lancar dan tentu tidak sama dengan saat kita melakoni laga home. Masih ada beberapa pemain yang belum bisa bermain lagi nanti karena cedera. Namun kita datang tetap dengan misi yang sama, yakni ingin melakukan yang terbaik di pertandingan nanti,” ujar Imran saat konferensi pers jelang laga.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental pemain di tengah situasi sulit yang dihadapi tim. Menurutnya, atmosfer latihan terakhir menunjukkan respons positif dari para pemain.
“Dalam latihan terakhir, anak-anak sangat bagus dan antusias menjalaninya. Ini adalah hal yang bagus untuk kami,” tambah pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.
Menghadapi Dewa United yang saat ini berada di peringkat ke-7 klasemen tentu bukan perkara mudah. Namun demikian, Imran memastikan timnya tidak akan menyerah begitu saja dan tetap menjaga motivasi tinggi.
“Perjuangan kami belum selesai. Mudah-mudahan kelemahan di laga terakhir pekan lalu bisa kita minimalisir dan kita bisa cetak gol. Laga nanti pasti bukan laga yang mudah. Namun tidak ada yang tak mungkin di sepakbola,” tegasnya.
Dengan sisa kompetisi yang semakin sedikit, setiap poin menjadi sangat berharga bagi Semen Padang FC. Laga melawan Dewa United pun dipastikan akan menjadi salah satu penentu nasib Kabau Sirah di akhir musim BRI Super League 2025/2026. (*)