Ia juga mengingatkan bahwa Semen Padang FC masih memiliki tiga laga kandang dari total lima pertandingan terakhir musim ini. Kesempatan tersebut harus dimaksimalkan untuk mengumpulkan poin.
“Tersisa tiga laga home dari total lima laga terakhir, saya selalu tekankan pada pemain, kita tidak hanya bicara secara verbal saja, tapi juga harus buktikan di lapangan. Yang pasti, lima laga terakhir tentu ini adalah final. Harus berjuang sampai akhir kompetisi,” ujar Imran.
Dengan tekanan yang semakin besar dan kondisi tim yang belum sepenuhnya ideal, duel melawan Madura United FC dipastikan menjadi ujian berat sekaligus penentu arah perjalanan Semen Padang FC di sisa musim BRI Super League 2025/2026. (*)