Manajemen klub berharap keempat pemain tersebut dapat pulih tepat waktu dan kembali memperkuat tim dalam pertandingan penting ke depan. Absennya para pemain ini diakui menjadi hambatan, namun seluruh elemen tim tetap berkomitmen menjaga performa dan konsistensi di tengah tekanan.
Di tengah kondisi tersebut, Semen Padang FC juga baru saja menelan hasil negatif dalam laga kandang. Pada pekan ke-28 kompetisi, yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (20/4), mereka harus mengakui keunggulan Persijap Jepara dengan skor 0-2.
Kekalahan itu memperpanjang tren buruk tim, yang kini telah menelan tiga kekalahan beruntun. Secara keseluruhan, hasil tersebut juga menjadi kekalahan ke-18 bagi skuad asuhan pelatih Imran Nahumarury sepanjang musim ini.
Rentetan hasil negatif tersebut berdampak signifikan terhadap posisi tim di klasemen. Semen Padang FC masih tertahan di peringkat ke-17 atau berada di zona degradasi, dengan total 20 poin. Raihan tersebut berasal dari lima kemenangan, lima hasil imbang, serta 18 kekalahan yang telah dijalani sepanjang musim.
Dengan situasi yang semakin tertekan, Semen Padang FC dituntut untuk segera bangkit. Selain menunggu kembalinya para pemain yang cedera, konsistensi permainan menjadi kunci bagi Kabau Sirah untuk keluar dari jerat zona merah dan bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (*)