Ia juga menyebut program pelatihan berkelanjutan menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas atlet. Selain itu, pemusatan latihan terus dimaksimalkan sebagai langkah strategis meski hasilnya belum sepenuhnya optimal.
Di tingkat nasional, prestasi wushu Sumbar mulai menunjukkan tren positif. Pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025 di Jakarta, kontingen Sumbar meraih dua medali perak dan satu medali perunggu.
Terkait Porprov 2026, Yanisman menyebut cabang olahraga wushu berpeluang dipertandingkan di Kota Bukittinggi. Namun, keputusan resmi masih menunggu penetapan pemerintah daerah.
“Sudah delapan tahun Sumbar tidak menyelenggarakan Porprov. Ini momentum kebangkitan prestasi olahraga, khususnya wushu,” katanya.
KONI Sumbar Pastikan Porprov Tetap Digelar
Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menilai pelaksanaan Rakerprov Wushu Sumbar menunjukkan tata kelola organisasi WI Sumbar berjalan sesuai aturan.
Menurutnya, pencapaian prestasi tidak terlepas dari manajemen organisasi yang baik. Ia juga menyebut WI Sumbar telah membuktikan kemampuan bersaing di tingkat nasional.
“Tidak mungkin ada prestasi kalau organisasi tidak dikelola dengan baik. Pengprov WI Sumbar sudah membuktikan mampu berprestasi di tingkat nasional,” ujar Hamdanus.
Hamdanus memastikan Porprov 2026 tetap akan dilaksanakan meski menghadapi keterbatasan anggaran. Hingga saat ini, tujuh kepala daerah telah menyatakan komitmen untuk menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga.