Menurutnya, Sumatera Barat menargetkan masuk 10 besar nasional pada PON 2028 dengan raihan 20 medali emas. Target tersebut, kata dia, harus dimulai dari pembinaan sejak Porprov.
“Kalau ada yang ragu dengan target, berarti belum serius dalam pembinaan olahraga,” tegasnya.
Hamdanus juga menekankan pentingnya peran satuan latihan (satlat) sebagai ujung tombak pembinaan atlet di lapangan. Selain itu, pengcab diminta membangun komunikasi aktif dengan KONI, DPRD, serta kepala daerah.
Porprov Jadi Momentum Kebangkitan
Sementara itu, Ketua Pelaksana Porprov XVI Sumbar 2026, Dr. Septri, menyebut ajang Porprov menjadi momentum kebangkitan olahraga Sumbar setelah vakum selama delapan tahun.
“Porprov ini adalah momentum kebangkitan olahraga Sumbar. Kita ingin melahirkan atlet yang mampu bersaing di Babak Kualifikasi PON, Porwil 2027, hingga PON 2028,” ujarnya.
Ia juga memastikan adanya dukungan pendanaan dari KONI Sumbar untuk pembinaan atlet, termasuk cabang olahraga tarung derajat.
Porprov XVI Sumatera Barat dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Kabupaten Padangpariaman akan menjadi tuan rumah cabang olahraga tarung derajat.
Melalui Kodrat Sumbar rakor pembinaan atlet, diharapkan sinergi antarorganisasi semakin kuat dan mampu mendorong lahirnya atlet berprestasi menuju level nasional.(*)