“Dalam sepakbola, tidak penting berapa peluang yang tercipta, terpenting adalah berapa gol yang bisa dicetak. Kita akan terus memperbaiki diri,” tegasnya.
Imran Nahumarury memastikan bahwa Semen Padang FC tidak akan menyerah meski situasi semakin sulit. Ia menegaskan tim akan terus berjuang maksimal di sisa pertandingan musim ini.
“Dan untuk laga-laga berikutnya yang makin krusial, kami akan terus berjuang untuk dapat memberikan yang terbaik hingga laga terakhir,” pungkasnya.
Kekalahan dari Persib Bandung membuat posisi Semen Padang FC masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan raihan 20 poin. Jumlah tersebut sama dengan Madura United FC yang berada satu tingkat di atasnya, yakni posisi ke-16.
Persaingan di papan bawah BRI Super League 2025/2026 pun semakin ketat. Persijap Jepara dan Persis Solo yang menempati peringkat ke-14 dan ke-15 masing-masing baru mengumpulkan 21 poin. Sementara itu, PSBS Biak yang berada di dasar klasemen atau peringkat ke-18 mengoleksi 18 poin.
Dengan selisih poin yang tipis, peluang untuk keluar dari zona degradasi masih terbuka. Namun, Semen Padang FC dituntut untuk segera bangkit dan meraih hasil positif pada laga-laga berikutnya jika ingin bertahan di kompetisi kasta tertinggi tersebut. (*)