Moulevey juga menyoroti peran pelatih baru Semen Padang FC, Imran Nahumarury, yang dinilai memikul tanggung jawab besar untuk meracik tim agar mampu bertahan di kasta tertinggi musim depan.
"Kemenangan atas PSBS Biak menunjukkan bahwa Kabau Sirah masih memiliki peluang besar untuk bangkit jika mampu menjaga konsistensi permainan hingga akhir musim," katanya.
Ia menegaskan bahwa tugas utama Imran Nahumarury sebagai pelatih baru adalah memastikan Semen Padang FC tetap bertahan di kompetisi teratas sepakbola Indonesia musim depan, apa pun strategi yang harus dilakukan dalam meracik komposisi tim.
Braditi Moulevey menaruh harapan besar terhadap pengalaman yang dimiliki Imran di dunia sepakbola nasional. Sebelumnya, Imran dikenal sukses membawa Malut United promosi dari Liga 2 ke Liga 1 dan menjadikan klub asal Maluku Utara tersebut sebagai tim yang disegani di kompetisi nasional.
"Dengan rekam jejak tersebut, kami berharap Imran mampu membawa Semen Padang FC meraih kemenangan di sisa pertandingan musim ini," ujar Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) tersebut.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan antara PSBS Biak dan Semen Padang FC berlangsung cukup ketat sejak menit awal. Kedua tim sama-sama bermain hati-hati dan berusaha membangun serangan secara terukur untuk menghindari kesalahan fatal.
Sepanjang babak pertama, duel di lini tengah berlangsung sengit. Baik PSBS Biak maupun Semen Padang FC saling mencoba membuka ruang serangan, namun rapatnya pertahanan kedua tim membuat peluang yang tercipta belum mampu berbuah gol.