Sumbardaily.com – PSIM Yogyakarta menghadapi tantangan serius jelang laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 melawan Semen Padang FC. Duel yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (4/3/2026) malam itu akan menjadi ujian kedalaman skuad Laskar Mataram karena harus tampil tanpa gelandang andalan, Ze Valente.
Absennya pemain kelahiran Portugal tersebut dipastikan akibat akumulasi kartu kuning. Pada pekan ke-23 saat PSIM menghadapi PSBS Biak, Jumat (27/2/2026), Ze kembali menerima kartu kuning.
Tambahan kartu tersebut membuat total koleksinya menjadi tujuh kartu sepanjang kompetisi BRI Super League 2025/2026, sehingga ia wajib menjalani skorsing satu pertandingan.
Ze Valente menyadari konsekuensi tersebut dan menerima situasi yang ada. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak dapat memperkuat tim dalam laga tandang melawan Kabau Sirah.
“Mengenai pertandingan selanjutnya, saya memang harus absen. Perasaan saya saat ini, biarlah terjadi apa yang terjadi. Terkadang kita tidak bisa mengontrol segala sesuatu di atas lapangan. Laga berikutnya nanti saya harus menepi karena mendapat tambahan kartu kuning di laga lawan PSBS,” ujar Ze Valente, dikutip Selasa (3/3/2026).
Kendati harus menepi, Ze melihat sisi positif dari hukuman tersebut. Padatnya jadwal BRI Super League 2025/2026 membuat kondisi fisik pemain terkuras. Ia berencana memanfaatkan jeda ini untuk mengembalikan kebugaran secara maksimal.
“Namun, ini akan menjadi momen yang bagus untuk sedikit beristirahat dan memulihkan kondisi hingga 100 persen untuk pertandingan kandang melawan Persijap Jepara (11 Maret mendatang). Laga tersebut juga menjadi pertandingan penting bagi kami,” tegasnya.