Menurutnya, semangat dari tribun mampu menular langsung ke lapangan dan memengaruhi mental bertanding para pemain.
"Tentunya, harapannya dukungan dari seluruh penonton bisa menambah semangat pemain, suporter dan pendukung ini adalah pemain ke-12 dan itu merupakan salah satu kunci kemenangan dan mudah-mudahan Stadion Agus Salim akan kembali menjadi tempat yang ditakutkan oleh lawan-lawan Semen Padang FC," ucap Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) tersebut.
Pertandingan Semen Padang FC kontra Persita Tangerang sendiri diprediksi berlangsung ketat.
Berdasarkan data dari Aiscore, kedua tim memiliki kekuatan yang relatif seimbang jika melihat catatan pertemuan dan tren permainan terkini. Kondisi tersebut membuat duel di Padang berpotensi berjalan dengan intensitas tinggi sejak awal laga.
Sejak tahun 2014, kedua tim telah bertemu sebanyak sembilan kali. Hasilnya menunjukkan keseimbangan yang mencolok, dengan masing-masing mengoleksi empat kemenangan dan satu pertandingan berakhir imbang.
Dari sisi produktivitas, Semen Padang FC mencetak total 11 gol, sedangkan Persita Tangerang membukukan 9 gol.
Keuntungan tersendiri dimiliki Kabau Sirah saat bermain di Stadion Haji Agus Salim. Dari empat pertemuan kandang melawan Persita, Semen Padang FC mampu meraih tiga kemenangan, sementara tim tamu hanya sekali mencuri poin penuh. Catatan tersebut memperkuat keyakinan bahwa faktor kandang bisa menjadi senjata penting.
Meski demikian, Persita Tangerang datang dengan kepercayaan diri setelah memenangkan pertemuan terakhir pada 4 Oktober 2025 dengan skor tipis 1-0. Hasil itu menjadi pengingat bahwa keunggulan kandang tidak otomatis menjamin kemenangan.