Namun, dirinya menegaskan bahwa seluruh proses perekrutan akan dilakukan secara terukur dan diumumkan sebelum jendela transfer putaran kedua resmi ditutup.
“Terkait pemain lokal lainnya, nanti akan kami informasikan secepatnya. Yang jelas sebelum bursa transfer putaran kedua ditutup,” ujarnya.
Di sisi lain, kepindahan Kasim Botan ke Semen Padang FC turut dikonfirmasi oleh PSIM Jogja. Klub asal Yogyakarta itu secara resmi melepas Kasim pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, dengan pertimbangan utama agar sang pemain mendapatkan kesempatan bermain yang lebih luas.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, menyampaikan bahwa kesepakatan transfer telah dicapai oleh kedua belah pihak.
Ia menjelaskan bahwa ketatnya persaingan di sektor sayap membuat Kasim kesulitan memperoleh menit bermain di putaran pertama.
"Betul, kami sudah sepakat untuk transfer Kasim Botan ke Semen Padang di putaran kedua ini," kata Razzi dalam keterangan resminya.
Menurut Razzi, kebutuhan jam terbang menjadi faktor krusial dalam keputusan manajemen melepas Kasim.
PSIM menilai langkah tersebut sebagai solusi terbaik agar sang pemain tetap berkembang dan menjaga performa kompetitifnya bersama klub baru.