Sumbardaily.com – Pelatih kepala Bali United FC, Johnny Jansen, mengaku tidak puas dengan hasil imbang yang diraih timnya saat menghadapi Semen Padang FC pada pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026.
Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (24/1/2026), Serdadu Tridatu harus menerima kenyataan berbagi satu poin setelah laga Bali United vs Semen Padang FC berakhir dengan skor 3-3.
Ketidakpuasan Johnny Jansen tak lepas dari jalannya pertandingan yang dinilai belum mencerminkan konsistensi permainan Bali United, khususnya di babak pertama.
Pada paruh awal laga, tim tuan rumah tertinggal dua gol setelah gawang Mike Hauptmeijer dibobol oleh Jaime Andres dan Angelo Meneses. Dua gol tersebut membuat Bali United berada dalam tekanan sejak awal pertandingan.
Memasuki babak kedua, Bali United menunjukkan respons positif. Ricky Fajrin dan rekan-rekannya meningkatkan intensitas serangan seiring dengan perubahan strategi dan pergantian pemain yang dilakukan tim pelatih. Upaya tersebut membuahkan hasil melalui gol Jens Raven yang membuka asa kebangkitan tuan rumah.
Momentum Bali United terus berlanjut setelah Mirza Mustafic mencetak gol penyama kedudukan. Tekanan yang konsisten akhirnya membawa Serdadu Tridatu berbalik unggul 3-2 lewat gol Thijmen Goppel.
Keunggulan tersebut sempat membuat Bali United berada di atas angin dan berpeluang mengamankan kemenangan perdana di putaran kedua BRI Super League 2025/2026.