Capaian ini membuat Semen Padang FC terpuruk di posisi ke-18 atau dasar klasemen sementara. Kondisi itu menjadi alarm bagi manajemen untuk segera melakukan pembenahan total.
Tantangan berikutnya datang dari Borneo FC Samarinda, pemuncak klasemen sementara, yang akan dijamu Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Minggu (9/11/2025). Laga ini akan menjadi ujian berat bagi Kabau Sirah untuk menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Moulevey menegaskan, meski posisi tim terpuruk, seluruh elemen klub harus tetap optimistis.
“Kami semua di jajaran komisaris dan penasihat siap bekerja keras. Kami tidak akan membiarkan Semen Padang FC terus terpuruk. Klub ini kebanggaan Sumatera Barat dan para perantau Minang di manapun berada,” tuturnya. (adl)