“Pertandingan ini tidak hanya membangkitkan semangat olahraga anak-anak, tetapi juga menggairahkan ekonomi masyarakat sekitar lokasi pertandingan. Pariaman menjadi hidup karena perputaran ekonomi dari para tamu yang datang,” jelas Hertati.
Ia berharap Kejurnas KU-12 ini dapat menjadi momentum penting untuk melihat bibit-bibit muda berpotensi serta menjadi ajang pengklasteran bakat sepak bola anak-anak di tiap kecamatan.
“Melalui kompetisi ini, kita bisa melihat arah perkembangan bakat anak-anak dan memperkuat fondasi sepak bola usia dini di Pariaman dan Sumbar,” sebut Hertati. (red)