Zwiers menekankan pentingnya membangun sistem yang berpijak pada identitas lokal. “Setiap negara punya budaya sepak bola yang khas, dan itu harus menjadi fondasi. Tugas saya adalah memastikan kerangka kerja teknis mendukung hal tersebut,” ucapnya.
Penunjukan ini mempertegas ambisi PSSI untuk mewujudkan ekosistem sepak bola yang profesional, berdaya saing internasional, sekaligus membangun masa depan sepak bola Indonesia yang lebih terstruktur.
Profil Singkat Alexander Zwiers
- Nama Lengkap: Alexander Thijs Jetse Zwiers
- Kebangsaan: Belanda
- Tanggal Lahir: 15 Juni 1975
- Status: Menikah dengan warga negara Indonesia, memiliki satu anak perempuan
Pengalaman Karier
- Jordan Football Association (2019–sekarang): Direktur Teknik & Instruktur Lisensi AFC Pro
- Al Wahda FC, Abu Dhabi, UEA (2015–2018): Direktur Teknik Akademi U8–U18 dan empat Training Center U11–U13
- Al Shabab Dubai, UEA (2014–2015): Manajer Teknis Akademi U6–U13 dan Asisten Direktur Teknik
- FC Kairat, Almaty, Kazakhstan (2013–2014): Manajer Teknis Akademi U8–U13 dan lima Training Center U6–U15
- Johan Cruyff Football, Chivas Guadalajara, Meksiko (2012–2013): Manajer Teknis Timnas U14, U15, U16 dan Asisten Direktur Teknik Klub Chivas
Kualifikasi
- Lisensi UEFA A
- Lisensi AFC-Pro
- Instruktur AFC-Pro
- TD Level 1
Diploma Direktur Teknik FIFA
Dengan pengalaman dan kualifikasinya, Alexander Zwiers diharapkan menjadi motor penting dalam transformasi sepak bola Indonesia. Penunjukan ini juga menandai langkah konkret Erick Thohir dan jajaran PSSI untuk menyiapkan sistem pembinaan yang tidak hanya fokus pada jangka pendek, tetapi juga membangun masa depan sepak bola nasional. (red)