Dengan perubahan ini, rebranding menjadi Super League menandai transisi ketiga dalam era profesional sepak bola Indonesia, setelah sebelumnya dikenal dengan nama Liga Indonesia (1994–2007/08), ISL (2008–2015), dan Liga 1 (2017–2024/25).
Transformasi identitas ini diharapkan mampu memberikan semangat baru serta daya tarik lebih besar bagi kompetisi domestik, baik di mata penonton lokal maupun pelaku industri olahraga. (pooke)