Namun, kiprahnya kala itu harus terhenti lantaran aturan Liga 2 yang tidak mengizinkan pelatih asing menjabat sebagai pelatih kepala.
Setelah meninggalkan Semen Padang, Eduardo melanjutkan karier kepelatihannya bersama dua klub Liga 1 lainnya, yakni Arema FC dan RANS Nusantara. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting bagi dirinya untuk membawa Semen Padang tampil lebih kompetitif pada musim yang akan datang.
Dengan perpanjangan kontrak ini, Semen Padang FC berharap dapat membangun fondasi tim yang lebih kuat dan stabil, serta mampu bersaing di papan atas klasemen Liga 1 2025/2026. (red)